| Koleksi "Sukma Jawa Antique" : Batik Tiga Negeri Tjoa Siang Swie |
Batik Tiga Negeri adalah salah satu motif masterpiece dalam
tradisi membatik di Indonesia. Sesuai dengan namanya, batik ini di warnai di
tiga tempat yang berbeda (pada jaman colonial di sebut negeri). Bukan hanya di
satu tempat saja, seperti halnya batik motif lain. Sehingga pada sehelai kain
batik Tiga Negeri selalu terdapat tiga warna utama, yaitu merah, biru, dan sogan atau kecoklatan.
Untuk warna merah, identik dengan etnis tionghoa, harus
diwarnai di wilayah Lasem. Karena hingga saat ini wilayah Lasem memang paling
banyak dihuni oleh etnis tionghoa dengan ciri khas warna merah disetiap
perayaan dan busananya. Kemudian untuk memperoleh warna biru, yang mewakili bangsa
Eropa, harus di Pekalongan. Sedangkan untuk mendapatkan warna sogan dan coklat,
merupakan representasi dari warga pribumi, dalam hal ini masyarakat Jawa, di
Solo. Hal tersebut dilakukan, karena para pembatik meyakini bahwa air mineral
yang terkandung di masing-masing daerah tersebut yang menyebabkan pewarnaanya
bisa menjadi sempurna.
Jika dilihat dari segi sosial budaya, Batik Tiga Negeri
merupakan bentuk nyata dari akulturasi tiga budaya di Indonesia, yaitu
Tionghoa, Eropa dan Jawa. Karena memang seni adalah salah satu alat pemersatu
dari berbagai perbedaan yang ada di muka bumi ini.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar