Rabu, 16 Maret 2016

Batik Tiga Negeri: Masterpiece Batik Indonesia

                        
Koleksi "Sukma Jawa Antique" : Batik Tiga Negeri Tjoa Siang Swie
Batik Tiga Negeri adalah salah satu motif masterpiece dalam tradisi membatik di Indonesia. Sesuai dengan namanya, batik ini di warnai di tiga tempat yang berbeda (pada jaman colonial di sebut negeri). Bukan hanya di satu tempat saja, seperti halnya batik motif lain. Sehingga pada sehelai kain batik Tiga Negeri selalu terdapat tiga warna utama, yaitu merah, biru, dan  sogan atau kecoklatan.

Untuk warna merah, identik dengan etnis tionghoa, harus diwarnai di wilayah Lasem. Karena hingga saat ini wilayah Lasem memang paling banyak dihuni oleh etnis tionghoa dengan ciri khas warna merah disetiap perayaan dan busananya. Kemudian untuk memperoleh warna biru, yang mewakili bangsa Eropa, harus di Pekalongan. Sedangkan untuk mendapatkan warna sogan dan coklat, merupakan representasi dari warga pribumi, dalam hal ini masyarakat Jawa, di Solo. Hal tersebut dilakukan, karena para pembatik meyakini bahwa air mineral yang terkandung di masing-masing daerah tersebut yang menyebabkan pewarnaanya bisa menjadi sempurna.

Jika dilihat dari segi sosial budaya, Batik Tiga Negeri merupakan bentuk nyata dari akulturasi tiga budaya di Indonesia, yaitu Tionghoa, Eropa dan Jawa. Karena memang seni adalah salah satu alat pemersatu dari berbagai perbedaan yang ada di muka bumi ini.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar