Candi Plaosan sering disebut sebagai "Candi Cinta. Hal ini dibabkan pernikahan antara Rakai Pikatan dan
Permaisuri Pramudyawardhani yang telah menimbulkan harmonisasi antara pemeluk agama
Hindu dan Budha. Pada awal abad 9 di masa kejayaan kerajaan Mataram Kuno. Rakai Pikatan yang berasal dari Wangsa Sanjaya adalah
pemeluk agama Hindu, sedangkan permaisurinya berasal dari wangsa Syailendra
yang menganut agama Budha. Penyatuan kedua
Wangça tersebut di wujudkan dalam pembangunan Komplek candi Plaosan. Sehingga
walaupun candi ini adalah candi Budha akan tetapi arsitektur bangunannya
merupakan perpaduan arsitektur Hindu dan Budha.
Dari sejarah dan warisan budaya nenek moyang, kita dapat memetik pelajaran bahwa
perbedaan itu bukanlah suatu hal yang harus dimusnahkan. Tapi dapat diselaraskan
sehingga membawa kedamaian dan kemajuan dalam peradanan manusia.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar