>>Belajar dari Tujuh Hukum Alam Semesta
Alam semesta ternyata banyak memberikan
kita pembelajaran. Mencermati
pola-pola dan hukum yang terjadi di alam
ini, membuat kita dapat
mengambil makna kehidupan yang penting
untuk pengembangan diri kita
sendiri maupun orang lain. Tidak heran jika
sekarang banyak berkembang
ilmu-ilmu baru yang semuanya bermuara pada back to basic, back to
nature, back to the essentials.
Berikut ini Tujuh Hukum Alam Semesta yang
penting untuk kita ketahui,
disarikan dari salah satu bab dari buku
/The Eureka Principle /karangan
Colin Turner (pengarang buku bestseller
Born to Succeed)
1. Hukum Sebab dan Akibat
Hukum ini merupakan hukum kehidupan yang
fundamental. Segala sesuatu
yang terjadi pada diri kita memiliki sebab
khusus. Pemikiran adalah
sebab, dan kondisi adalah akibatnya. Maka
apapun pemikiran yang Anda
tebarkan akan berkulminasi pada suatu
tindakan yang menimbulkan akibat.
Inilah padanan mental dari hukum fisika
Newton bahwa “setiap aksi akan
menimbulkan reaksi yang sebanding dan
berkebalikan”, dan hukum ini
berlaku dengan prinsip yang sama.
Karena hukum alam tidak bisa dipastikan,
maka penting bagi Anda untuk
mengingat apa yang Anda inginkan dan bukan
apa yang tidak Anda inginkan.
Kualitas berbagai hubungan, misalnya,
merupakan hasil dari apa yang
telah Anda tebarkan dalam hubungan-hubungan
tersebut.
2. Hukum Daya Tarik
Apa yang secara dominan Anda pikirkan akan
menarik orang-orang dan
lingkungan yang harmonis dengan
pikiran-pikiran itu ke dalam kehidupan
(seperti yang dikatakan dalam Law of
Attraction). Secara metafisik,
makin besar vibrasi yang Anda keluarkan,
makin besar daya tariknya.
Proses ini mirip dengan Hukum Resonansi.
Anda selalu menarik semua hal yang Anda
pikirkan, baik itu positif
maupun negatif. Akal sehat senantiasa
mengatakan apa yang sebaiknya Anda
kerjakan, meskipun seringkali terdapat
kesepakatan yang mencegah Anda
untuk melakukannya.
3. Hukum Kreativitas
Di luar dua energi interaktif, yin dan
yang, jantan dan betina, muncul
energi yang ketiga. Terdapat pasokan ide
yang melimpah ruah, yang siap
untuk Anda ubah, dan seluruhnya secara
dramatis akan mengembangkan
potensi, kebahagiaan, dan sukses Anda.
Segala hal yang tercipta di dunia
ini adalah hasil interaksi kedua energi
yang saling bertentangan, tapi
saling melengkapi.Keduanya berada dalam
diri kita, tapi hanya akan
efektif jika dimanfaatkan dan
diseimbangkan.
4. Hukum Substitusi
Anda tidak bisa sekadar berhenti melakukan
sesuatu. Keinginan kuat atau
ketetapan hati sebesar apapun tidak akan
tahan dengan kekosongan atau
kevakuman yang terjadi terus- menerus.
Untuk menghentikan suatu
kebiasaan atau sikap, Anda mesti mencari
penggantinya. Gantikan
pemikiran tentang apa yang tidak Anda
inginkan dengan pemikiran tentang
apa yang Anda inginkan. Tidak ada sesuatu
yang bisa menghilang sama
sekali: sesuatu tersebut harus digantikan
atau disalurkan ulang dengan
substitusi.
5. Hukum Pelayanan
Berhentilah melayani orang lain dengan cara
yang sebenarnya tidak Anda
inginkan, karena imbalan yang Anda peroleh
akan selalu sama dengan
pelayanan Anda. Memberi perlakuan kepada
orang lain di balik meja dengan
cara yang sama dengan di depan meja, pada
akhirnya akan berlangsung
dengan prinsip yang sama. Anda akan selalu
diimbali dengan proporsi yang
persis sama dengan nilai dari layanan Anda
kepada orang lain.
6. Hukum Penggunaan
Kekuatan alami apapun, bakat atau talenta,
akan mengalami kemandekan
jika tidak digunakan. Sebaliknya, akan
menjadi semakin kuat jika makin
sering dimanfaatkan.
Ilustrasi yang sangat baik digambarkan
dalam kisah seorang tua yang
memperlihatkan kepada Rossetti -si pelukis
terkenal- beberapa lukisan
yang baru saja dibuatnya pada masa pensiun.
Rossetti dengan sopan
menjawab bahwa lukisan-lukisan itu
biasa-biasa saja. Si lelaki tua
kemudian memperlihatkan beberapa lukisan
lain yang dibuat oleh seseorang
yang lebih muda. Rossetti langsung memuji
dan mengatakan bahwa di
pelukis ini tentu sangat berbakat. Melihat
orang tua itu memperlihatkan
gejolak emosi, Rossetti pun bertanya apakah
yang melukis itu anaknya.
“Bukan. Itu lukisan saya sendiri sewaktu
muda. Tapi saya tergoda untuk
melakukan hal yang lain dan melupakan bakat
melukis saya”, jawab si
lelaki tua.
Bakat si lelaki tua telah melenyap.
Manfaatkanlah, atau Anda akan
kehilangan kekuatan alami itu.
7. Hukum Tujuh
Urut-urutan kejadian berjalan mengikuti
Hukum Tujuh atau Hukum Oktaf.
Saat not atau nada dasar dimainkan, setiap
not diulang bunyinya beberapa
kali dan kemudian menghilang intensitasnya.
Hukum Tujuh berarti bahwa
tidak ada kekuatan yang terus-menerus
bekerja dengan arah yang sama.
Setiap kekuatan bekerja dalam kurun waktu
tertentu, kemudian menghilang
intensitasnya, lalu berubah arah atau
mengalami perubahan internal.
Tidak satu pun di alam ini yang berkembang
mengikuti garis yang lurus.
Dan demikian pula dengan kehidupan Anda.
Tapi setelah Anda bisa
menyesuaikan diri dengan prinsip-prinsip i
tu, Anda mengalir mengikuti
arusnya, bukannya berlawanan.
Hukum Tujuh memperlihatkan bahwa tak ada
satu pun kekuatan yang cuma
berkembang ke satu arah, dan bahwa energi
terus berkembang bahkan di
tengah rintangan dan interval. Sebagaimana
oktaf, segala sesuatu dalam
kehidupan ini berjalan dengan vibrasi.
Tanpa vibrasi takkan ada gerakan,
dan dengan demikian tak ada aktivitas yang
bisa berjalan dengan cara apa
pun juga.
Nah, saatnya kita memanfaatkan keinginan,
potensi, bakat dan talenta
diri kita untuk mencapai hidup yang
sepenuhnya… dengan belajar dari
hukum dan prinsip-prinsip yang sudah
diajarkan sendiri oleh alam semesta
ini.
sumber :
<http://www.inspiratio.web.id/?p=328