Rabu, 23 Maret 2016

Batik Truntum: Mengharap Cinta Kembali


Jika pasangan kita mulai berpaling ke lain hati, tentu akan membuat hati menjadi gundah gulana. Begitu juga yang terjadi pada Kanjeng Ratu Kencana (permaisuri Sunan Paku Buwana III). Sang Ratu yang selama ini dicintai dan dimanja oleh raja, merasa dilupakan dan diabaikan oleh sang raja yang telah mempunyai kekasih baru.


Untuk mengisi waktu dan menghilangkan kesedihan, ratu pun mulai membatik. Secara tidak sadar ratu membuat motif berbentuk bintang-bintang di langit yang kelam, yang selama ini menemaninya dalam kesendirian. Ketekunan ratu dalam membatik menarik perhatian raja yang kemudian mulai mendekati ratu untuk melihat pembatikannya. Sejak itu raja selalu memantau perkembangan pembatikan Sang Ratu, sedikit demi sedikit kasih sayang raja terhadap ratu tumbuh kembali. Berkat motif ini cinta raja bersemi kembali atau tum-tum kembali, sehingga motif ini diberi nama Taruntum, sebagai lambang cinta raja yang bersemi kembali.






Motif ini sering dinyatakan sebagai simbol cinta yang tulus tanpa syarat,abadi dan semakin lama terasa semakin subur berkembang (tumaruntum). Karena maknanya tersebut, kain motif truntum biasanya dipakai oleh orang tua pengantin pada hari pernikahan. Harapannya adalah agar cinta kasih yang tumaruntum ini akan menghinggapi kedua mempelai. Kadang dimaknai pula bahwa orang tua berkewajiban untuk “menuntun” kedua mempelai untuk memasuki kehidupan baru.

Selasa, 22 Maret 2016

Tidak Hobi Membaca?! Bersiaplah Jadi Kuper


Asiik tidak, kalo kita ngobrol sama orang yang tidak nyambung bicaranya? Diajak ngomong tentang bisnis, tidak faham. Tentang politik, tidak tertarik. Bicara tentang pendidikan, tidak peduli. Lhaa, terus harus ngobrol apa dong? Jauh dari asik pastinya. Orang Seperti itu bersiaplah menjadi orang yang kuper, kurang pergaulan, karena orang lain merasa malas bicara dengannya.
Berbeda dengan orang yang tahu banyak hal dan berwawasan luas. Dimana pun, kapan pun, dengan siapa pun, dia akan mudah bergaul. Dia tidak akan takut kehabisan bahan obrolan. Bahkan dia sangat populer dan banyak orang yang ingin berteman dengannya.

Apa yang membedakan si Kuper dan si Populer tersebut? Ternyata hobi merekalah yang berbeda. Si Kuper adalah orang yang malas membaca, sedangkan si Populer adalah orang yang hobi mambaca. Kegemaran membaca tentu bukan berarti kamu jadi si Kutu Buku lho, tapi justruuntuk menambah wawasanmu dalam pergaulan sehari-hari.

Pemerintah Indonesia juga sangat peduli dengan kegiatan membaca ini. Karena menurut data UNESCO, minat membaca di Indonesia masih sangat rendah yaitu 0,01 persen. Ini berarti, hanya satu dari 10 ribu orang yang memiliki kegemaran membaca. Untuk itu Mendikbud mencanangkan program melek literasi, dan tahap berikutnya adalah membuat masyarakat menjadi suka membaca.

"Budaya suka membaca harus ditumbuhkan”, begitu ujar Mendikbud. Untuk itu, dalam upaya penumbuhan budaya membaca untuk anak-anak usia sekolah, Kemendikbud mengaturnya melalui Permendikbud Nomor 23 Tahun 2015 tentang Penumbuhan Budi Pekerti. Dalam Permendikbud itu, setiap hari sebelum pelajaran dimulai, para peserta didik harus membaca buku selain buku pelajaran selama 15 menit.

Mengapa membaca menjadi begitu penting? Manfaatnya tentu banyak sekali, antara lain:

1.  Otak menjadi aktif dan tajam.
Seorang pakar yang bernama Robert S. Wilson PhD, mengatakan, "Menjadikan membaca buku sebagai hobi sejak dini sangat menunjang untuk kesehatan otak pada saat tua kelak."

2. Menurunkan tingkat stress.
Universitas Sussex telah memiliki hasil penellitiannya dengan menyebutkan bahwa, "Memulai membaca sebuah buku mampu menurunkan tingkat stress yang dialami seseorang."

3. Mencegah penyakit Alzheimer.
Menurut Dr. Robert P. Friedland, seorang ahli saraf klinis dan peneliti gangguan otak yang berhubungan dengan penuaan - mengatakan, "Aktifitas intelektual seperti membaca mampu memperkuat organ otak dari serangan berbagai penyakit yang biasanya mudah menyerang otak."

 4Memberikan Inspirasi.
Sebuah penelitian yang dilakukan di Inggris menunjukkan bahwa sekitar 60% pembaca akan merasa terinspirasi dari bacaan yang mereka baca. Terutama ketika bacaan tersebut mengandung cerita yang menyentuh dan bisa menginspirasi Anda untuk berperilaku lebih baik lagi.

Ada banyak lagi manfaat membaca selain yang telah disebutkan di atas tadi. Karena manfaat membaca begitu banyak dan baik untuk kehidupan kita, mengapa tidak kita mulai dari sekarang?!


Salam Cerdas 

Sabtu, 19 Maret 2016

KECERDASAN MORAL

Kecerdasan moral atau yang biasa dikenal dengan MQ adalah kemampuan seseorang untuk membedakan mana yang benar dan mana yang salah, berdasarkan keyakinan yang kuat akan etika dan menerapkannya dalam tindakan.
Mulyadi (1997) mengemukakan bahwa anak -anak sebagai generasi yang unggul pada dasarnya tidak akan tumbuh dengan sendirinya. Mereka memerlukan lingkungan yang subur yang sengaja diciptakan untuk itu, sehingga dapat mengarahkan dan membimbing mereka agar dapat tumbuh dan berkembang kepribadiannya secara wajar, yang juga nantinya akan memungkinkan potensi mereka dapat tumbuh dengan optimal.

Ada beberapa cara pendekatan untuk mengajarkan kecerdasan moral kepada anak. Salah satunya adalah Teori Belajar. Dalam teori ini dikemukakan bahwa semua tingkah laku merupakan suatu hal yang dipelajari. Teori ini menolak adanya tingkah laku sebagai perwujudan dari suatu bawaan. Karena jika apa yang baik dalam masyarakat tertentu belum tentu baik bagi masyarakat lainnya. 
Teori ini menyatakan bahwa kata hati atau nurani merupakan suatu sistem norma yang telah diinternalisasikan menjadi milik pribadi. Hal ini dimaksudkan bahwa seseorang akan tetap melakukan norma-norma meskipun tidak ada kontrol dari luar. Jika dahulu melakukan berdasarkan reward atau punishment dari luar, maka sekarang dialihkan ke dalam, sehingga norma-norma yang telah diinternalisasikan membuat seseorang yakin untuk bertindak sesuai dengan apa yang seharusnya dilakukan.
Perkembangan kecerdasan moral dalam teori belajar ini menyelidiki fenomena kata hati atau nurani melalui pertanyaan mengenai rekasi terhadap pelanggaran dan pertahanan terhadap godaan. Sebuah penerimaan orang tua terhadap anaknya dan pemberian kasih sayang yang penuh akan mengembangkan dan membentuk kata hati atau nurani yang baik. Dari konsistensi yang diberikan, maka anak akan belajar perilaku moral secara konsisten dan tidak bergantung pada situasi. Dan dari studi perbandingan terlihat bahwa moralitas merupakan pernyataan dari kebutuhan akan keteraturan dan keseimbangan, serta suatu usaha kearah pemberian arti meskipun ada perubahan historis, social dan individual.

Misalnya seorang anak sejak kecil diajarkan untuk bersikap sopan kepada orang yang lebih tua. Maka jika proses belajar ini dilakukan secara konsisten, maka akan timbul dalam nurani anak bahwa menghormati orang tua adalah tindakan yang benar, sedangkan jika sebaliknya adalah hal salah. Norma yang telah terinternalisasi dalam diri anak tersebut, membuatnya dapat melakukan sikap yang tepat saat bertemu dengan orang yang usianya lebih tua.

Dengan kata lain, peran orangtua sangat besar dalam proses belajar ini. Dimulai dari rumah, sehingga saat menghadapi lingkungan yang berpengaruh negative pun, diharapkan sang anak dapat melakukan kontrol (self control) diri yang baik.
(Dari berbagai sumber)

Salam Cerdas

Multiple Intellegences



Setiap anak memiliki bakat dan minat yang berbeda beda. Jadi jangan dikatakan bahwa yang nilainya tertinggi di kelas adalah yang cerdas, dan sebaliknya tidak cerdas. Seorang ahli kecerdasan multipel (Multiple Intelligences) dari Universitas Harvard Amerika Serikat, Thomas Amstrong mengungkapkan anak memiliki kepintaran yang berbeda-beda.

Contohnya adalah Ayoube, anak laki laki berusia 8 tahun ini memiliki kegemaran pada benda yang berputar. Karena minatnya ini, dia bisa membuat helikopter dari kertas kemudian dia tambahkan dinamo, sehingga baling balingnya dapat berputar. Hal yang luar biasa tentunya untuk anak seusia Ayoube.

Sebagai orang tua yang baik, selayaknyalah membantu dan membimbing agar kreativitas anak dapat berkembang sesuai jenis kecerdasannya. Tidak hanya melihat kecerdasan anak, hanya berdasarkan nilai-nilai akademisnya saja.


Salam Cerdas :)



Rabu, 16 Maret 2016

Batik Tiga Negeri: Masterpiece Batik Indonesia

                        
Koleksi "Sukma Jawa Antique" : Batik Tiga Negeri Tjoa Siang Swie
Batik Tiga Negeri adalah salah satu motif masterpiece dalam tradisi membatik di Indonesia. Sesuai dengan namanya, batik ini di warnai di tiga tempat yang berbeda (pada jaman colonial di sebut negeri). Bukan hanya di satu tempat saja, seperti halnya batik motif lain. Sehingga pada sehelai kain batik Tiga Negeri selalu terdapat tiga warna utama, yaitu merah, biru, dan  sogan atau kecoklatan.

Untuk warna merah, identik dengan etnis tionghoa, harus diwarnai di wilayah Lasem. Karena hingga saat ini wilayah Lasem memang paling banyak dihuni oleh etnis tionghoa dengan ciri khas warna merah disetiap perayaan dan busananya. Kemudian untuk memperoleh warna biru, yang mewakili bangsa Eropa, harus di Pekalongan. Sedangkan untuk mendapatkan warna sogan dan coklat, merupakan representasi dari warga pribumi, dalam hal ini masyarakat Jawa, di Solo. Hal tersebut dilakukan, karena para pembatik meyakini bahwa air mineral yang terkandung di masing-masing daerah tersebut yang menyebabkan pewarnaanya bisa menjadi sempurna.

Jika dilihat dari segi sosial budaya, Batik Tiga Negeri merupakan bentuk nyata dari akulturasi tiga budaya di Indonesia, yaitu Tionghoa, Eropa dan Jawa. Karena memang seni adalah salah satu alat pemersatu dari berbagai perbedaan yang ada di muka bumi ini.

TRIK MATEMATIKA SUPER CEPAT TANPA KALKULATOR




Mungkin perkalian 1 x 11 sampai 9 x 11 sudah kalian hafal.

Karena itu sangat gampang, contoh:

1 x 11 = 11

8 x 11 = 88

9 x 11 = 99

Memang itu gampang, tetapi bagaimana kalau perkalian 10 x 11 sampai 20 x 11?

Caranya:

12 x 11

Tulis angka yang akan dikalikan 11 tapi kosongkan tengahnya!

1_2 (Perhatikan. Di antara 1 dan 2 ada ruang kosong)

Maksud “_” adalah ruang kosong antara 1 dan 2. Jadi bila menulis di buku, gantilah “_” dengan spasi / tempat kosong

Lalu coba jumlahkan kedua angka itu ( 1 + 2).

Hasilnya pasti 3 kan?

Lalu taruh angka 3 di antara kedua angka itu. Lalu itu akan menjadi seperti ini:

Sebelum = 1_2

Sesudah = 132

Tapi apabila perkalian 19 x 11 bagaimana caranya?

Caranya:

Isikan tempat kosong di antara 1 dan 9 (1_9).

Lalu hitung 1 + 9.

Hasilnya pasti 10 kan? Tapi jangan menjawab hasil dari 19 x 11 = 1109!

Tapi caranya begini:

Tulis dahulu di kertas orak-orek angka 10. Lalu masukan angka akhirnya (0) jadinya seperti ini: 109.

Tapi bagaimana dengan angka 1 nya? Caranya tambahkan angka akhir dari 19 (1 nya) dengan angka 1 nya (sisanya).

1 + 1 tentu hasilnya 2 kan? Nah, sekarang kita ganti angka terakhir dari 109 menjadi 2 dan hasilnya menjadi seperti ini:

209. Coba hitung dengan cara menyusun. Hasilnya pasti 209. Gampangkan!

Trik Perkalian 25

Perkalian 25 memang sangat susah

Tapi kalau memakai trik ini, pasti lebih gampang!

Triknya:

<yang akan dikalikan 25> : 4 x 100

Apabila sisanya 0, angka 00nya tetap menjadi 00

Apabila sisanya 1, angka 00nya menjadi 25

Apabila sisanya 2, angka 00nya menjadi 50

Apabila sisanya 3, angka 00nya menjadi 75

Contoh:
25 x 12 = …….

Caranya:

12:4×100 =

3×100 = 300

Karena sisa dari 12 dibagi 4 tidak ada (0), maka 00 tetap menjadi 00

Jadi hasilnya 300!

Coba hitung dengan menyusun, pasti benar

Contoh 2:

25 x 11 =….

Caranya:

11:4×100 =

2 (sisanya 3)x100 = 200

Karena 11 dibagi 4 mempunyai sisa 3, maka angka 00 dari bilangan 200 menjadi 75

Jadi hasilnya 275!

Coba hitung dengan menyusun, pasti benar!!!!

Trik lainnya

Tentu kita dapat menghitungnya dengan cara seperti biasa. Kita juga dapat menyelesaikannya dengan kalkulator. Tetapi apa kreatifnya? Apa asyiknya? Ini lah cara asyiknya!

542 = 2916

29 kita peroleh dari 25 + 4

16 kita peroleh dari 42

562 = 3136

31 kita peroleh dari 25 + 6

36 kita peroleh dari 62

572 = 3249

32 kita peroleh dari 25 + 7

49 kita peroleh dari 72

Cara hitung cepat dengan angka 9
Karena setiap bilangan sembarang jika dikalikan 9 maka jumlah hasilnya = 9
maka :
1 x 9 = 9
2 x 9 = 18, jumlah 1 + 8 = 9
3 x 9 = 27, jumlah 2 + 7 = 9
4 x 9 = 36, jumlah 3 + 6 = 9
dan seterusnya………………….

Cara hitung cepat dengan angka 9 :
Contoh : 22 x 9 = 198,
( cara cepatnya 2 x 9 = 18, lalu selipkan angka 9 ditengah ), jadi jumlahnya adalah 198
simak cara cepatnya berikut ini :
33 x 9 = 297 ( cara cepat 3 x 9 = 27, selipkan 9 ditengah )
44 x 9 = 396
55 x 9 = 495
66 x 9 = 594
77 x 9 = 693
88 x 9 = 792
99 x 9 = 891
lalu bagaimana jika dengan 3 angka kembar, selipkan saja angka 99 ditengahnya.
Contoh :
222 x 9 = 1998 (cara cepat 2 x 9= 18, selipkan 99 ditengah )
333 x 9 = 2997
444 x 9 = 3996
555 x 9 = 4995


Demikian trik terbaru yang dapat saya berikan...
semoga bermanfaat untuk kita semua....


Angklung Gubrag


foto: Indonesia Kaya

Tahukah kamu bahwa 400 tahun yang lalu, ada Seorang Dewi yang jatuh hati pada alunan musik Angklung?
Syahdan, pada zaman dahulu, Kampung Cipining, Bogor, hampir dilanda bencana kelaparan akibat tanaman padinya tidak tumbuh dengan baik. Penduduk meyakini bahwa musibah tersebut terjadi akibat kemarahan Dewi Sri, yang bersemayam di angkasa, sedang murung karena kurang mendapat hiburan dan murka kepada penduduk. Kemudian penduduk desa melakukan berbagai usaha untuk mengundang Sang Dewi untuk turun ke bumi dan memberikan berkahnya bagi kesuburan tanaman padi. Salah seorang penduduk yang bernama Muchtar mengajak penduduk untuk memainkan kesenian angklung. Ternyata Dewi Padi, Nyai Sri Pohaci, luluh hatinya saat mendengarkan simfoni indah itu. Sang Dewi pun  Ngagubrag Hatena (jatuh hatinya) dan mau memberkati tanaman padi yang hampir mati kekeringan menjadi tumbuh subur. Karena itulah, hingga sekarang permainan angklung tersebut dinamakan Angklung Gubrag. Selalu dimainkan pada upacara seren taun, yaitu upacara besar besaran pada akhir tahun panen, sehingga tradisi ini mampu bertahan selama 4 abad. Sedangkan peninggalannya saat ini tersimpan di Museum Sri Baduga Maharaja, Bandung.